Saya mendehem. Warga asli bisa kehilangan tanah di kampung halamannya sendiri jika tidak hati-hati.

*

Parompong 1988 2026.0 1

Sewaktu beranjak pulang mata terpandang Koperasi Merah Putih. Gagah sekali. Tapi pintunya tutup semua. Mungkin libur. Mungkin baru jadi dan belum diresmikan.

Ada dua lagi Koperasi Merah Putih saya temukan di sepanjang jalan. Namun sama. Tutup.

Semoga ekonomi kita bertumbuh. Bertumpu pada kekuatan otak dan hati untuk mengelolanya lestari. *