Mereka tiada berpikir apa-apa, kecuali bergembira. Kegembiraan mereka seakan mengejek kisah dan riwayat yang dialami orang tua mereka ternyata hanyalah mimpi yang berakhir dengan kesia-siaan belaka.
(Sumber: Sindhunata, 1999, Anak bajang menggiring angin)
Silahkan dibahas lebih dalam.
Pakem Tegal 18-4-2019
