Sekarang, kebun-kebun kelapa sedikit demi sedikit beralih pada kelapa sawit. Ada tanaman sawit di sela-sela kebun kelapa pekarangan rumah. Saya belum dapat jawaban pasti mnegenai hal ini.
Teman lama saya bercerita tentang perkembangan tanaman padinya yang kemaren sempat terendam air pasang.
Katanya, padinya subur-subur meskipun belum dipupuk. Ini karena sawah orang lain yang baru habis dipupuk, terguyur hujan lebat, dan padi teman saya yang dapat tempias pupuk hanyut. Teman saya menjelaskan sambil tertawa.
Bu Mardi juga bercerita kalau dia sekarang sedang sibuk maton pari. Membuang gulma, rumput-rumput yang tumbuh di antara tanaman padi.
“Guatel kabeh Mbak tangane ki, bar maton pari”, Bu Mardi bercerita sambil menyingsingkan lengan bajunya, menunjukkan tangan yang gatal.
Baru kali ini saya sampai di Olak-Olak, tapi saat bertamu, serasa sampai di rumah keluarga sendiri. Warganya welcome.
Beruntung saya berkesempatan sampai di sana. Semoga saja ada kesempatan lain untuk berkunjung ke sana. Amin. (*)
