Community

Rumah Literasi: Cerita Bahagia untuk Buku Pertama

Rumah Literasi: Cerita Bahagia untuk Buku Pertama

Oleh: Indry Pitriyani

Nama saya Indry Pitriani dari Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Pontianak. Saya berterima kasih bisa mengikuti satu semester program Rumah Literasi. Alhamdullilah saya dapat menghasilkan sebuah buku.

Sampai saat ini saya sendiri masih tidak percaya bahwa saya dapat menyelesaikan tugas dari Rumah Literasi tersebut yaitu menghasilkan sebuah buku. Buku ini berjudul “Bukan Sekedar Ibu Rumah Tangga”.

Penulisan yang harus disesuaikan dengan target yang telah diatur di kelas literasi ReL_Jalaluddin Rumi, sebanyak 14 ribu kata. Sesuai aturan di Rumah Literasi kami harus bisa membuat tulisan minimal 14 ribu kata untuk bisa dicetak menjadi sebuah buku. Bagi saya sangat sulit buat menyelesaikan untuk menjadi sebuah buku yang harus diselesaikan selama 16 kali pertemuan. 16 kali pertemuan masih jauh dari kata cukup bagi saya seorang yang baru saja belajar untuk membuat sebuah tulisan dengan target minimal 14 ribu kata.

Ketika proses penulisan buku pertama yang saya buat, setiap kata yang akan dirangkai tidak mudah untuk dipersatukan. Setiap kata perkata saya mendapatkan info dari Mbah, Ibu, Bapak dan saudara-saudara ibu.

Belum lagi, sebagai seorang pemula dalam kepenulisan kata baku yang tidak banyak saya kuasai. Hal itu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menjadi sebuah buku.