Opini

Learnotel Hotelnya Anak Kalbar

Learnotel Hotelnya Anak Kalbar

Sebelum pembukaan Diklat Asesor WBTB kami mampir ke sahabat lama. Alwahono. Dia expert savety management. Punya Learnotel di Bogor.

Dua-tiga jam kami charge memori masa lalu. Masa masa susah kuliah. Masa masa sulit ekonomi. Masa masa memburu cita-cita. Seraya menganyam asa ke masa depan, mau mewujudkan apa lagi?

Beliau sudah punya Learnotel. Hotel Pusdiklat. Tempat study management keselamatan: savety.

Ketua APKPI? Keselamatan Pertambangan? Ogah. Gak mau lagi. Satu kali alias satu periode cukup. Padahal di internal organisasi dia diajukan suksesi diri sendiri secara aklamasi, sebab berhasil membina organisasi yang mati suri menjadi elegan dan disegani. Buku !00 Anak Tambang Indonesia salah satu debutannya yang dihargai rekor MURI.

“Saya dulu punya cita-cita sukses: remaja kaya raya. Dewasa foya-foya. Mati tua masuk surga.”

Alwahono menjamu kami makan siang di ruang kerjanya. Sederet penghargaan menumpuk rapi di dinding sebagai wall of fame.

“Saya sejak 32 tahun sudah pensiun. Sudah 23 tahun berhenti kerja. Kini masa tua inginnya wafat Husnul Khatimah sehingga masuk surga.”

Berhenti kerja tentu adalah istilah. Bahwa yang kerja adalah system dan sistemik. Ia bertindak selaku manajer. Yang kerja anak buah. Makanya dia bangun perusahaan bernama Allsys. All by System. Smart. Cerdas sekali.