Saya tercenung. Di usia 52-tahun kala mapan, banyak yang ingin menjadi wakil rakyat. Jadi bupati. Gubernur. Menteri…Alwahono ndak mau. Dia fokus masuk surga. Ogah masuk neraka. Ia berkelana sebagai–meminjam istilah ESQ Ary Ginanjar–sufi corporate.
Kisah makrifatnya kaya…Batinnya kini dipenuhi bunga-bunga bakung dan buah-buah bersusun di sebuah tempat ketenangan berwarna hijau….
Terimakasih berbagi kasih Bang Al….tarik-tarik tangan kami ke sana ya….*
Baca Juga:Masa Beheula’ Euy
