Community

Antara Kewajiban Dunia dan Akhirat

Antara Kewajiban Dunia dan Akhirat

Oleh: Mita Hairani

Hari ini semua tugas kuliah sudah tuntas. Kami sudah menyelesaikan UAS yang menguras tenaga dan fikiran. Tak ada lagi rasa gelisah dan khawatir tidak dapat menjawab pertanyaan yang diujikan. Tak ada lagi cerita bergadang lewat tengah malam. Hari ini aku merasa lega dan bebas dari kewajiban sebagai seorang mahasiswa, dan untuk itu aku dan Novie sahabatku bisa makan bersama untuk merayakannya.

Tepat pukul 11 kami berkeliling mencari tempat makan yang cocok hingga akhirnya kami singgah di suatu tempat makan yang menjual bakso. Posisinya berdekatan dengan sebuah masjid yang cukup besar sehingga kami dapat melihat cukup banyak laki- laki yang menggunakan pakaian putih dan kopiah langsung pergi ke masjid.

Aku dan Novie bersenda gurau sembari menikmati makanan kami. Sesekali kami melihat banyak kenderaan berlalu lalang. Tempat makan ini cukup ramai sehingga ketika hampir tiba jam makan siang seperti sudah ada beberapa orang yang makan siang.

“Allahu akbar, Allahuakbar”

Belum habis makanan ini suara azan pun berkumandang. Suaranya terdengar jelas karena kami berada tidak jauh dari masjid, namun hingga hampir selesai suara azan tak ada satu pun lelaki baik yang sedang makan ataupun yang para pelayan tempat makan ini yang semuanya laki- laki bergerak ke masjid.