Oleh: Novie Anggraeni
Menjadi seorang kakak sebenarnya bukan perkara yang mudah. Apalagi menjadi anak tertua di dalam sebuah keluarga, haruslah menjadi contoh dan panutan terbaik bagi adik-adiknya. Si Sulung tentu juga ingin membahagiakan adik-adik. Meskipun melalui hal yang sangat kecil.
Bagi saya, pasti kalian pernah memikirkan hal tersebut. Dan, saat ingin diwujudkan terasa amat sulit.
Ya, saya pernah merasakan hal tersebut. Suatu ketika, adik-adik saya, Jijah dan Meisya, memaksa saya untuk mengajaknya jalan-jalan. Tidak jauh dan menghabiskan banyak uang sih. Hanya berkunjung ke taman-taman yang ada di Pontianak saja.
Tibalah saatnya, janji yang sudah saya katakan harus saya laksanakan. Dengan sigap, mereka segera bersiap, mandi, mengganti baju dan memakai kerudung. Ya, mereka sudah siap sedia untuk dibawa jalan-jalan.
Namun, ada sebuah kendala yang mengharuskan kami batal untuk pergi. Cuaca yang sedari tadi mendung pun, akhirnya menumpahkan curah hujan yang cukup lebat. Semakin ditunggu, malah tidak berhenti hujannya. Meisya pun merajuk dan menangis karena tidak jadi berangkat. Untuk menenangkannya, saya pun kembali berjanji akan membawa mereka jalan-jalan besok.
“Benar ye Kak? Kite jalan ke taman besok ye?” ucapnya, sambil menahan sesegukan beberapa kali.
“Iye, bangon yak emang Suboh-suboh. Kite pegi jogging sekalian.”
