Setelah kami dapat berselfie dengan aneka hewan dari BUMALOP yang ada di Taman Polnep. Meisya dan Jijah pun mulai bertanya-tanya lagi. “Mau kemane agik kite Kak?” Begitula pertanyaan yang mereka lontarkan.
“Baleklah, nak kemane agik.” jawab saya. Padahal saya hanya iseng menjawabnya. Saya juga sudah tahu, pasti mereka akan memiliki berbagai macam alasan dan rayuan agar kami tidak pulang dulu.
“Kate gak Kakak, kite ke Gor lok dulu!?” Entah pertanyaan, alasan atau rayuan yang mereka utarakan. Tapi, ya anggap saja itu sebagai sebuah janji yang lagi-lagi harus saya tepati.
“Ayoklah Kak, ke Gor yok!”
“Iye-iye.”
Mereka pun begitu kegirangan mendengar jawaban saya yang mengiyakan ajakan mereka. “Inilah baru Kakak yang terbaek.” ucap Meisya.
Ya, entah benar atau tidak yang mereka katakan. Setidaknya, mereka sudah bisa mengapresiasi usaha saya.
