Tujuan pertama kami adalah ke Taman Polnep. Taman yang indah dengan banyak ornamen di dalamnya. Salah satunya ada satu set catur raksasa yang dapat kita gerakan sesukanya. Saya pun mengabadikan momen itu dengan mengambil beberapa gambar mereka.
Namun, tiba-tiba perhatian kami teralihkan dengan adanya anggota komunitas pecinta binatang. Lengkap dengan berbagai macam hewan yang mereka bawa tanpa rasa takut. Ada Kadal, Ular, Musang dan burung Hantu. Mereka adalah BUMALOP (Budak Animal Lovers Pontianak). Mereka ada di taman Polnep ini dalam rangka memperingati Hari Primata Indonesia 2018.
Jijah dan Meisya begitu ketakutan ketika melihat Kadal dan Ular Piton yang besar, sangat leluasa di pegang dan dililitkan ke tubuh mereka.
Namun, mata Meisya tertuju pada seekor burung Hantu yang sangat cantik dan amat jinak. “Kak, mau foto dengan burung Hantu” ucapnya, saat melihat beberapa orang dewasa dan anak kecil foto bersama burung Hantu itu.
Dengan berani, Meisya pun mencoba menyentuh burung Hantu itu. “Lembut Kak bulunye!” serunya.
Lalu, dengan bimbingan dari salah satu anggota komunitas BUMALOP, burung Hantu itu pun langsung dipindahkan ke tangan Meisya yang sudah memakai alat pengaman. Dia sangat antusias, sedangkan Jijah masih ketakutan dan memilih untuk menghindar.
