teraju.id, Pontianak – Ekses perhitungan suara cepat yang ditayangkan di layar kaca nasional membuat gerah sejumlah pihak di beberapa lokasi kabupaten tertentu. Namun Kapolda melalui rilisnya yang diterima teraju.id, 29/6/18 menegaskan bahwa proses pencoblosan dan perhitungan suara di Provinsi Kalimantan Barat berjalan aman sesuai harapan. Semua proses berlangsung aman, tertib, dan damai.
Kapolda Irjen Pol Drs Didi Haryono SH MH mengungkapkan sejumlah pejabat utama juga ditempatkan di berbagai lokasi rawan guna memberikan rasa aman dan nyaman pada rakyat yang menyelenggarakan pesta demokrasi di provinsi zamrut khatulistiwa ini.
“Pejabat utama Polda Kalbar, saya tempatkan sebagai tim asistensi di wilayah kota dan kabupaten untuk mendampingi membantu para kapolresta,” tegasnya.
Tidak hanya itu, jenderal Mabes Polri juga hadir mengawal langsung Pilkada Serentak 2018 di Kalimantan Barat yang dipimpin langsung oleh Kalemdiklat Polri Komisaris Jenderal Polisi Drs Unggung Cahyono. Beliau selaku Pamatwil dan Asisten SDM Kapolri Inspektur Jenderal Drs Polisi Arief Sulistyanto selaku tim supervisi dan asistensi untuk wilayah Kalimantan Barat.
“Sudah mendapat laporan dari seluruh pejabat yang diplotting di seluruh Polres sampai sekarang situasi Pilkada Gubernur Kalbar, Wali Kota Pontianak dan Bupati aman dan terkendali,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.
