Berita

Harmoni di Wonodadi

Harmoni di Wonodadi

Saya beruntung sekali berbincang dengan KH Sudarmin, SH Pimpinan Ponpes SmartFarm Tahfidzul Qur’an Khodijah. Dari 15.30 diterima di ruang kantor yang asri, cipika-cipiki, berbincang wira-wiri, ciak kupi, sampailah ke meja podcast bertajuk 70th Binabud Mengabdi di Indonesia sub tema kultural di atas tanah yang diolah dengan konsep islami…alamatnya di Kabupaten Kubu Raya–sana dikit dekat Soepadio Intl Airport–Perempatan Jenderal Ahmad Yani/Arteri Soepadio–Jl Wonodadi.

Terus terang hati riang. Pikiran tenang. Ide bercabang-cabang saking senang…
Podcast bisa disimak di YT teraju id. Insya Allah barokah n inspiring…
Jam di lengan sudah pukul 17.30. Seperempat jam lagi adzan magrib berkumandang. Kami masih lanjut ke lapangan.

Ndilalah, betapa indah, kami disambut dua induk kelinci baru usai persalinan.
Maasyaa Allah cu lucunya wajah baby… Sepasang kelinci punya anak enam! Saya mencabi-cabi.

Sepasang kelinci lagi punya anak lebih galak. Delapan! Macam macam warnanya…
Rrrrrrruar biasah Ponpes Khadijah memadu harmoni antara ngaji, kaji dan agronomi…

“Kami dapat bibitnya dari Anjungan. Ternyata berbiak di sini. Per pasang dewasa kami lepas Rp 300 ribu,” ungkap Mbah Darmin.

Kohe kelinci subur buat tanaman. Begitupula ayam. Lele. Sampai rumput pun bisa jadi pupuk organik. “Di sini tak ada bahan yang terbuang. Termasuk makanan santri. Yang sisa-sisa diolah jadi kompos.”