tearju.id, Kaltim – Di Zaman ini, tidak ada aktivitas yang tidak membutuhkan kecakapan Literasi. Apalagi berhadapan dengan Abad-21. Segala Informasi dan Komunikasi pun tak lagi terbatas oleh ruang dan waktu.
Kementerian Bahasa dan Perbukuan RI menggelar Bimbingan Teknis Fasilitator Regional Kalimantan untuk memperkuat Kecakapan Literasi Baca-Tulis di Daerah. Terhitung mulai tanggal 29 April-3, Mei 2019, peserta yang terbagi dari Guru, Penyuluh Bahasa, dan Pegiat mengikuti kegiatan pemantapan berliterasi ini, di Kalimantan Timur.
Selain memeroleh materi mengenai pentingnya Literasi Baca-Tulis di lingkungan Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat peserta juga melakukan Praktik Baik Literasi. Peserta diminta untuk simulasi melakukan kegiatan Literasi.
“Bukan memaparkan program ya, tetapi simulasi”, Pesan Pak Suni, sang Moderator.
“Adik-adik, kita akan membaca cerita berjudul Di Mana?” Kata Ibu, dari Balai Bahasa Kalimantan Selatan
“Iya, Bu Guru…”, Panji peserta dari Tarakan Kalteng, mengubah suaranya layak anak PAUD yang menjadi sasaran literasi.
Kelas yang dibagi menjadi Kelompok A dan B ini menyusun Rencana Tindakan Literasi yang berbeda. Kelompok Guru menyusun RPP, sedangkan Pegiat dan Penyuluh Rencana Aksi Literasi. Dalam sesi tersebut peserta mempraktikkan kegiatan Teknik Membaca Indah, Bercerita Kembali, menulis, dan Mengonversi.
