teraju.id, Polda – Kompleksitas karakteristik kerawanan daerah menjadikan dinamika Kamtibmas Kalimantan Barat lebih mengarah kepada extra ordinary crimes atau kejahatan-kejahatan yang bersifat luar biasa.
Hal ini dibuktikan dengan tingginya kejahatan transnational crimes, borderless crimes, illegal treading dan narkoba. Kapolda, Irjen Pol Drs Didi Haryono SH MH, menjelaskan pengaruh dinamisasi politik dalam pasca Pilkada 2018 serta Pilpres/Pileg 2019 yang sudah memasuki tahapan kampanye juga menjadikan nuansa kejahatan lainnya, yaitu penyalahgunaan medsos, ujaran kebencian dan hate speech yang pada umumnya dilakukan untuk kepentingan kelompok tertentu.
Bertempat di Graha Khatulistiwa Mapolda Kalbar dan dihadapan para Kapolsek sejajaran Polda Kalbar, ia mengemukakan sejumlah agenda Kamtibmas yang telah terlaksana di Kalimantan Barat, Pilkada Serentak 2018, Pesparawi Nasional, dukungan Asian Games, Torch Relay Asian Para Games dan agenda agenda daerah yang terlaksana semua berjalan dengan lancar dan kondusif.
Ini menjadi tolak ukur dalam menyiapkan diri untuk menghadapi ancaman dan kerawanan kamtibmas yang sedang dan akan berkembang, kata Didi Haryono.
