Oleh: Nur Iskandar
Energi bangsa sangat besar terkuras dalam pesta demokrasi di DKI Jakarta sebagai ibukota negara. Hampir semua mata tertuju ke Jayakarta. Melihat bagaimana pernyataan Basuki Cahaya Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu menjadi blunder rrruar biasa. Padahal secara kasat mata Ahok bisa menang mudah. Satu putaran pun sudah terbaca. Namun karena blunder Quran Surah Almaidah yang dikutipnya menimbulkan gelombang protes massa. Pilkada pun terpaksa masuk ke putaran kedua. Alhasil, Ahok kalah suara. Pasangan No 3: Anies-Sandiaga tampil sebagai jawara.
Periode kental isu SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan) itu baru saja reda seiring hasil Pilkada. Namun tak dipungkiri ada yang suka, dan ada yang kecewa. Ini terjadi di Nusantara. Tak terkecuali di Kalbar.

Malas nak ribot hanya untuk hal-hal seperti ini, kite kaum “bawah” pade beribot yang kaum “atas” senyap2 jak. 😀
Hidangan Hangat dan Mencerdaskan..