Daerah

Ketika Aparat Merapat

Ketika Aparat Merapat

Menyadari hal ini, para pendiri negeri ini telah memikirkan bagaimana upaya agar mempersatukan masyarakat Indonesia yang beraneka ragam melalui semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”. Yang mempunyai arti berbeda-beda tetapi tetap satu juga. Secara mendalam Bhineka Tunggal Ika memiliki makna walaupun Indonesia sebagai negara yang multi kultural, dimana terdapat banyak suku, agama, ras, kesenian, adat, bahasa dan lain sebagainya namun tetap satu kesatuan yaitu sebangsa dan setanah air. Dipersatukan dengan bendera, lagu kebangsaan, mata uang, bahasa.

“Di sisi yang lain, tokeransi dari perspektif kaum muda, toleransi dan sikap yang saling memiliki dan menghargai perekat dan pengikat kerukunan bangsa. Potensi konflik dan tanyangan dimana kita merupakan negara kepulauan yang memiliki keragaman dalam segala hal. Nilai-nilai agama dan budaya tidak dijadikan sumber etika dalam berbangsa dan bernegara. Semua agama mengajarkan tentang kebaikan. Adanya nilai-nilai budaya sebagai sumber etika dan moral. Terakhir kepedulian generasi muda dalam menjaga persatuan.”

Terjadinya konflik sosial budaya, katanya, terjadi karena salah dalam mengartikan toleransi, selain itu kesenjangan ekonomi, praktek birokrasi yang diwarnai KKN, praktek demokrasi yang mencampur adukan kepentingan pribadi dan kelompoknya.