Daerah

Meski Damai, Vandalisme Tetap Keruhkan Demonstrasi

Meski Damai, Vandalisme Tetap Keruhkan Demonstrasi

Aksi yang berakhir damai ini mendapat apresiasi dari banyak pihak, meski begitu, tetap saja menyisakan ‘kenang-kenangan’ di bangunan sekitar DPRD Provinsi Kalbar. Aksi vandalisme atau pengerusakan terhadap fasilitas publik tetap tak terhindarkan. Tulisan penghinaan terhadap DPR tersemat di belakang plang gedung DPRD tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, masih belum terdeteksi siapa yang bertanggung jawab atas aksi vandalisme tersebut
“Sangat disayangkan, buat geram juga. Ditambahlagi waktu aksi ada yang ngomong kata-kata yang tak pantas. Padahal hal-hal semacam itu bukan sesuatu yang patut dibanggakan. Semoga kejadian serupa tidak terulang.” Harap Ari, mahasiswa FKIP, salah satu demonstran.

Ternyata tak hanya menuai kontra, aksi vandalisme yang terjadi saat aksi kemarin ternyata juga menuai dukungan dari Ewang, yang juga hadir dalam aksi. “Selama masih berada di tempat aksi dilakukan sih ya setuju karena salah satu wujud kritik juga. Meskipun tau ini salah, tapi pemerintah yang seenaknya lebih salah. Dengan catatan, yang jadi target pengerusakan bukan fasilitas umum seperti halte, sekolah, warung, taman, rambu lalu lintas dll”