Perbakin dalam perkembangannya memiliki lisensi khusus terhadap seluruh senjata api yang resmi yang beredar di Indonesia. Proses pindah tangan senjata harus mendapat pengawasan dari Perbakin. Sehingga tidak jatuh ke tangan yang salah karena yang saya sampaikan secara masalah senjata ini sangat berbahaya.
“Kemarin waktu kita di Pontianak ada yang bermain-main dengan senjata kita amankan dulu, bahkan kita tes berapa meter senjata peluru ini. Hati hati masalah-masalah persenjataan ini memang kita olahraga tapi juga perlu kehati-hatian yang saya sampaikan karena senjata ini sifatnya adalah destroyer / perusak,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.
Contoh beberapa waktu yang lalu Perbakin telah menjadi sorotan publik dengan adanya peluru nyasar di gedung DPR yang nyaris mengenai korban dan diduga peluru tersebut berasal dari latihan menembak anggota Perbakin. Dan setelah didalami penembak tersebut belum memiliki kartu anggota Perbakin. Nah berarti tolong kartu anggotanya. Kami dari jajaran Polda dan Polres pasti membantu sepanjang untuk kepentingan olahraga menembak ini.
