Daerah

Pontianak Tuan Rumah “Maritime Border Patrol Coordinating Group”

Pontianak Tuan Rumah “Maritime Border Patrol Coordinating Group”
Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Didi Haryono, SH, MH

Wilayah perairan perbatasan Indonesia – Malaysia selama ini masih menjadi perairan yang “angker” bagi para pelaut yang melintas, dikarenakan masih adanya kejadian pencurian terhadap kapal–kapal niaga di wilayah tersebut. “Hal ini tidak menutup kemungkinan terjadi di wilayah Kalimantan Barat yang mana secara geografis berbatasan langsung dengan Serawak Malaysia, juga lepas pantainya bisa menjangkau laut Cina Selatan.”

Kapolda Kalbar, Irjen (Pol) Drs Didi Haryono mengungkapkan, beberapa patroli pengamanan wilayah rawan pencurian di atas kapal yang dilakukan oleh Polair memang telah berhasil menurunkan intensitas kejadian, namun demi mewujudkan keamanan perairan menuju “zero accident” Polairud melakukan kerjasama dengan Polis Diraja Malaysia dalam kegiatan MBPCG (maritime border patrol coordinating group) ini. Ia berharap kegiatan ini dapat menghasilkan kesepakatan kedua negara untuk semakin meningkatkan patroli perairan dalam memberantas transnational crimes yang terjadi di perairan perbatasan dan memelihara keamanan serta ketertiban di perairan perbatasan Indonesia – Malaysia”.

Pada tempat dan kesempatan yang sama, Pengarah Keselamatan Dalam Negeri dan Ketenteraman Awam (KDNKA) PDRM CP Dato’ Zainal Abidin bin Kasim berharap pertemuan ini dapat menyelesaikan masalah kejahatan lintas batas dari kedua negara.

“Kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan produk yang dapat menyelesaikan masalah kejahatan lintas batas negara atau transnational crime,” ujarnya saat memberikan keterangan pers.