Pihak Ombudsman Kalbar, Budi Rahman dalam penjelasannya mengatakan bahwa sebagian besar materi sosialisasinya telah disampaikan dengan baik oleh Ketua RT 07, Siswadi. “Sayang saya berada di wilayah lain Kota Pontianak. Demi mendengar penjelasan Pak Siswadi, Sahabat Ombudsman yang satu ini, yang luar biasa cerdas dengan segenap aktivitasnya, serasa saya pun mau pindah domisili di sini,” dapuk mantan wartawan ini disambut tepuk tangan riuh rendah hadirin.

Di dalam sesi tanya jawab, warga yang notabene tokoh tokoh masyarakat aktif bertanya. Tasril Djohan salah satu di antaranya. Selain memuji Ketua RT 07 yang menjadi Sahabat Ombudsman sekaligus merayu yang bersangkutan bersedia menjadi Ketua RW Purnama Agung VII kelak, meminta ORI Perwakilan Kalbar proaktif. “Kalau hanya menunggu laporan, sayang. Banyak hal harus proaktif,” ujarnya.
ORI Perwakilan Kalbar mengakui bahwa belum banyak warga paham tentang layanan Ombudsman. Padahal lebih dari 3000 urusan pelayanan publik berkenaan dengan tugas pengawasan Ombudsman. Oleh karena itu ORI membentuk Sahabat Ombudsman di media luar ruang, dalam ruang, dan terjun langsung ke kancah masyarakat.
Acara ditutup dengan ngopi bareng, ngeteh bareng, makan siang bersama dan bagi-bagi cinderamata. (kan)
