in ,

Kuliah Online, IKIP PGRI Pontianak Berikan Uang Kuota Gratis!

teraju.id, Pontianak – IKIP PGRI Pontianak, salah satu perguruan tinggi swasta di Kalimantan Barat, memberikan bantuan uang sebesar Rp 120.000,- untuk penggunaan kuota internet bagi mahasiswa yang sudah daftar ulang. Penebusan uang tersebut dapat dilakukan di bagian Keuangan dengan menunjukkan Bukti Kwitansi Daftar Ulang Semester berjalan. Hal ini dimuat dalam Surat Edaran Nomor: 051/L.202/REK/2020 tentang Pelayanan dan Aktivitas Akademik IKIP PGRI Pontianak, Kamis, 9 April 2020.

Kebijakan tersebut keluar sebagai tanggapan kampus terhadap Surat Terbuka untuk Rektor IKIP PGRI Pontianak pada 8 April 2020 dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) sebagai perwakilan suara mahasiswa. Mempertimbangkan prinsip keadilan sebuah perguruan tinggi yang tertuang pada pasal 3 UU RI Nomor 12 tentang Pendidikan Tinggi, adapun salah satu isi tuntutannya ialah untuk memberikan subsidi/bantuan kepada mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan pulsa/kuota internet dalam melaksanakan kuliah secara daring.

Menimbang kebijakan pembelajaran daring (online) akibat COVID-19, BEM dan DPM merasa perlunya keadilan bagi mahasiswa dari pihak kampus untuk membantu meringankan beban mahasiswa dalam menjalankan kuliah daring khususnya bagi yang kurang mampu.

“Akibat wabah penyakit ini, harga sawit dan getah turun karena tidak ada yang mau beli. Pemasukan tidak ada tapi pengeluaran terus mengalir,” keluh Serli, salah seorang mahasiswi IKIP PGRI Pontianak yang orang tuanya bekerja sebagai petani.

Mahasiswi lain, Annisa ikut menambahkan “Udah pendapatan berkurang tapi masih punya kewajiban bayar uang semester, belum lagi kuota internet untuk kuliah daring yang kalau dihitung-hitung lebih mahal daripada uang bensin untuk ngampus.”

Dikeluarkannya Surat Edaran sebagai tanggapan keluhan mahasiswa terkait biaya kuota internet, Nurul, salah seorang mahasiswa mengaku senang dan merasa bahwa kampus lebih peduli terhadap mahasiswanya.

“Dengan datangnya surat ini dari kampus itu menandakan bahwa rektor peduli dan tidak mengabaikan mahasiswanya,” ia melanjutkan, “lebih baik lagi kalau kampus bekerjasama dengan provider agar kami tidak lagi kesulitan tentang kuota sehingga bisa focus mengerjakan tugas.” (uci)

Written by teraju.id

Ulasan Buku : Putih Warna Kulit Ras dan Kecantikan di Indonesia Tradisional

Imbauan Jangan Mudik: Pulang Ragu, Tak Pulang Rindu