Seluruh mata acara dibahas–dikupas tuntas. Belly Satria yang akrab disapa Koko Beng bertindak sebagai koordinator acara. Seluruh mata acara digawangi sosok yang juga Koordinator Public Relation di Bina Antarbudaya Chapter Kalimantan Barat (Pontianak). Di bawah koordinasinya ada sekira 300 volunteer atau relawan yang siap bergotong-royong mengerjakan hal ihwal kegiatan–termasuk Relawan Sultan Hamid II Alkadrie. Mata acara pertama adalah serial webinar dengan berbagai tema menarik sekaligus sosialisasi setiap mata acara yang akan ditampilkan. Demikian adalah pesan Walikota Ir H Edi Rusdi Kamtono, MM, MT agar domain acara bersifat online atau virtual. Hal ini dikarenakan kondisi Pandemi Covid-19. Termasuk jumpa pers yang mengunakan sistem visual terbatas pada 23 Oktober 2020–namun mengedepankan virtual. Begitupula penampilan Group Band Arwana yang merayakan ulang tahun peraknya–25 tahun eksis di blantika musik nasional pada puncak acara Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020–sekaligus tribute to Sultan Hamid II Sang Perancang Lambang Negara–simbol persatuan bangsa dan negara–sumbangan negarawan asal Kalimantan–khususnya Kota Pontianak.
Maraton Meeting “Festival Nadi khaTULIStiwa” (Fena 2020)
