Berita

Memberi Keindahan Tepian Sungai Kapuas Dengan Menyertai Informasi

Memberi Keindahan Tepian Sungai Kapuas  Dengan Menyertai Informasi

Namun, sangat disayangkan keindahan yang kita lihat. Panorama yang membuat hati tentram. Belum disertai dengan informasi tentangnya. Tentunya akan lebih baik, bermanfaat dan sangat berkesan jika perjalanan dengan kapal ‘wisata bandong” selama 30-45 menit tersebut disuguhkan informasi. Baik informasi sejarah maupun informasi kekiniannya.

Informasi mungkin dapat diberikan sedari awal saat memasuki kapal bandong. Para pengunjung diberi informasi tentang keberadaan Taman Alun Kapuas yang dahulu disebut dengan nama Taman Larrive (Larrive Park). Ketika kapal bandong bergerak kearah Kampung Beting ada informasi tentang kampung yang tepat berada di delta tanjung besiku. Saat menuju melewati Mesjid Jami’ Sultan Syarief Abdurrahman Alkadrie ada informasi yang menjelaskan awal mula keberadaan mesjid. Saat menuju Istana Kadriah Kesultanan Pontianak juga diberi informasi siapa sultan Pontianak pertama hingga sekarang. Saat kapal wisata bandong melewati kampung Tambelan-Sampit ada informasi mengapa sekarang dikenal dengan nama tersebut.

Saat kapal melewati bawah jembatan kapuas 1, ada penjelasan pembangunan jembatan yang dibangun pada tahun 1980 dan pertama kali digunakan pada 27 januari 1982. Begitu pula saat melewati kampung Banjar-Serasan, Kampung Saigon, berbelok-menyeberang ke kampung Bangka, Melewati kampung Bansir, kampung Kuantan, kampung Kamboja, kampung Melayu. Ada informasi singkat -padat berkenaan penamaaan kampung-kampung tersebut.