Berita

Menjaga Wacana Mewujudkan Museum Kota Pontianak

Menjaga Wacana Mewujudkan Museum Kota Pontianak

Beberapa narasumber yang dihadirkan sebagai pemantik diskusi. Ada Sri Supriyanti, S.Sos dari Disdikbud Kota Pontianak. Hamdan Darsani dari Komunitas Wisata Sejarah (Kuwas) dan Khamsyahurrahman dari Pontianaksejarah. Acara yang dihelat secara swadaya ini tak disangka disangka ramai dihadiri oleh mereka yang berasal dari berbagai ragam latar belakang. Baik dari para pegiat Sejarah, Jurnalis, Penggiat Kajian Budaya, Penggiat Literasi, Aktivis Masyarakat Sipil, mahasiswa, seniman, dosen, peneliti, content creator, mahasiswa serta lainnya.

Menurut Sri Supriyanti, S.Sos, dari disdikbud Kota Pontianak, “Dalam mendirikan Museum Kota tentunya bukanlah sesuatu yang mudah, semua itu harus dikaji berdasarkan regulasi yang berkenaan dengan permuseuman. Kemudian harus ada sinergitas antara Pemkot dan masyarakat, tentunya Pemkot memberikan apresiasi terhadap wacana ini”.

Menanggapi hal itu, komunitas Wisata Sejarah (Kuwas) yang sudah berdiri sejak tahun 2014 sangat mendukung dilakukannya kajian serta kerjasama antara Pemerintah kota dan masyarakat dalam mewujudkan keberadaan Museum. Kegiatan-kegiatan Wisata sejarah tentunya akan terasa lebih lengkap jika Kota Pontianak mempunyai Museum Kota sebagai sarana edukasi dan informasi.

Aliansi Peduli Sejarah Pontianak yang diwakili Khamsyahurrahman yang juga bergiat di Pontianak sejarah dikesempatan yang sama menyatakan bahwa dalam waktu dekat mereka berupaya melakukan audiensi kepada walikota Pontianak untuk dapat mengajukan surat rekomendasi guna mendorong Pemkot Pontianak merealisasikan berdirinya Museum Kota Pontianak.