Berita

Menu Bukber dalam Penantian

Menu Bukber dalam Penantian

Allahuakbar Allahuakbar…. tiba-tiba terdengar suara azan yang menandakan penantian berbuka puasa telah berakhir. Ya, pastinya makanan buat berbuka belum tiba soalnya kakak berbaju merah baru saja beranjak dari meja kami.
Oke, sabar keep samile, akhirnya aku melanjutkan meggerakkan jari-jariku di atas layar hp. Berbeda dengan aku yang berbuka puasa dengan kesibukan mengabadikan moment ini di dalam untaian kata, kedua temanku berbuka puasa dengan sorot matanya yang terkesima melihat senyum manis seorang yang berbaju biru lengan panjang dengan garis-garis putih di antara baju yang didominasi oleh warna biru itu. Entahlah semanis apa senyumnya, mungkinkankah senyum itu lebih manis dari teh es manis.

Setelah lama menunggu akhirnya pesanan pun datang. Tenang tak ada kata terlambat buat yang satu ini. Dengan menggerakkan jari-jariku di atas hp, canda, tawa, serta senyum yang katanya manis itu, hannya mengisi waktu yang kosong bukan perut kami yang kosong. (*)