Perbuatan kedua, memberikan contekkan kepada teman saat ujian. Perbuatan ini juga bisa dikatakan niat baik tapi berakibat negatif. Karena bisa saja temannya akan terus-terusan mencontek dan berleha-leha tak mau bersusah payah lagi belajar. Sebab, sudah ada yang memberi jawaban.
Dan perbuatan ketiga, menerima pesanan yang tidak diharapkan. Nah, kalimat barusan bisa berakibat positif jikalau menyelesaikannya dengan berani complain. Menyatakan apa adanya ketika ada kekurangan. Dan berakibat buruk jikalau menerima begitu saja demi menjaga keharmonisan dan tidak suka konflik. Maksudnya, sesuatu perbuatan baik yang menuju perbaikan akan maju manakala membiasakan diri untuk berterus- terang dengan kekurangan orang lain atau pun diri kita sendiri.
Jawaban dari pertanyaan di atas bisa jadi semuanya tepat. Semuanya tergantung bagaimana kita menempatkan diri kita apakah berujung berakibat positif atau sebaliknya.
Semoga niat baik dari perbuatan kita dapat mendatangkan sesuatu yang positif, dibalut dengan keharmonisan dan kerukunan, namun disaat hidup bersama berani menegur untuk memperbaiki apa-apa yang kurang. (CM/PBS)
