Selain itu, para pedagang mengaku kecewa karena jalur pengunjung yang dibuat panitia membuat para pedagang yang posisinya berada di bagian belakang tidak kebagian pengunjung. Para pedagang asli Kayong Utara juga mengatakan bahwa para pedagang lokal yang menjual kerajinan tangan khas Sukadana harusnya lebih diutamakan mendapat stan di tepi jalan, bukannya para pedagang pakaian biasa.
Baca Juga:Duta Toleransi Tugas Santri
