in ,

Ramadhan Sebagai Kurikulum Taqwa

Oleh: Drs. H. Rustam A, M.Pd

Hidup teratur dengan perbuatan mulia dilandasi nilai-nilai taqwa yang rahmatan lil’alamiin, itulah karakter manusia yang menjadi outcome kurikulum Puasa Ramadhan. Tatkala manusia sudah memiliki karakter taqwa, maka esensi hidupnya di jagad raya ini hingga akhirat pun sudah sudah dicapainya, sehingga yang tercermin dalam kehidupannya ialah nilai-nilai kemuliaan, kebahagiaan, kemurahan hati dan selalu berpegang teguh pada tali agama Allah SWT (Islam), Q.S. Ali-Imran [3]: 103.

Kurikulum Ramadhan merupakan cerminan keteraturan hidup yang dilandasi ketaqwaan. Puasa Ramadhan ibarat kurikulum dalam pendidikan, sebagai pedoman membangun karakter islami yang sehat, disiplin, bermanfaat bagi orang lain untuk mencapai derajat taqwa, QS. Al-Baqarah [2]: 183.

Selama menjalankan ibadah Puasa Ramadhan, kita juga dibuka selebar-lebarnya pintu amaliah dan ibadah untuk melaksanakan kebaikan dengan nilai pahala yang berlipat-ganda. Saking melimpahnya pintu kebaikan sehingga pintu kejahatan pun akan tertutup, walaupun tidak menutup kemungkinan masih ada saja orang berbuat dosa, makanya sangatlah penting berpedoman pada kurikulum ramadhan untuk mencapai ketaqwaan.

Baca Juga:  Tim Peneliti LP2M IAIN Pontianak Kunjungi LP2M IAIN Palangkaraya, Kalteng

Begitulah, kurikulum taqwa juga menumbuhkan kepedulian sosial, mengamanatkan bahwa sebagian rejeki  harus dinafkahkan (QS. al-Baqarah [2]: 2), kepada yang berhak, dalam keadaan lapang maupun sempit (QS. Ali Imran [3]: 134), agar rasio kaya-miskin tidak jauh berbeda (seimbang), serta supaya aset ekonomi tidak terkonsentrasi kepada segelintir orang kaya, sebagimana dimaksud dalam QS. Al-Hasyr [59]: 7). Dalam ayat lain, QS. Ali Imran [3]: 92) yang artinya: ’’Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai, dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya”.

Keteraturan (disiplin) hidup dan amaliah taqwa sebagaimana yang kita lakukan dalam Kurikulum Ramadhan, hendaknya bisa diteruskan pada bulan-bulan yang lain, sehingga kekhalifahan atau keberadaan kita di bumi ini menjadi semakin sempurna mencapai derajat taqwa dan selalu dalam ridha Allah SWT.

(Penulis, Dosen IAIN Pontianak)

Written by teraju.id

Razali Resmi Terima SK sebagai Ketua DPC PPP Kapuas Hulu 2021-2026

Fakultas Pertanian Untan Yudisium 139 Sarjana