Namun, di sinilah letak anomali yang menggugat vonis pengadilan. Selama proses hukum berlangsung, fakta menunjukkan bahwa pasca-akuisisi, kinerja keuangan PT ASDP justru melonjak signifikan. Laporan keuangan perusahaan menunjukkan tren laba yang positif dan pertumbuhan aset yang kuat dalam tiga tahun terakhir setelah akuisisi, menjadikan ASDP salah satu BUMN yang paling sehat. Pembelaan Ira Puspadewi menegaskan bahwa akuisisi tersebut adalah langkah strategis “now or never” untuk mendapatkan puluhan kapal beserta izin operasinya secara cepat, yang hasilnya telah memberikan keuntungan nyata bagi perseroan dan, secara tidak langsung, bagi negara.
Dosen dan pakar manajemen, Rhenald Kasali, adalah salah satu yang paling vokal dalam mengurai kekeliruan sudut pandang ini. Kasali menegaskan bahwa nilai utama dari akuisisi JN terletak pada aset intangible (tidak berwujud). Yang dibeli ASDP adalah izin operasi, rute strategis yang sudah mapan, manajemen yang berpengalaman, dan market position. Semua elemen penting yang mustahil didapatkan dalam waktu singkat jika membangun dari nol. “APH kerap gagal memahami nilai strategis ini karena hanya fokus pada prosedur formal,” ujarnya.
