Dengan selera humornya yang tinggi, dan cepatnya beradaptasi, terasa sejumlah adegan berkesan natural. Banyak hal yang membuat tayangan mengundang senyum dan impresi mendalam. Dan tak terasa seakan mengajak pemirsa untuk menikmati atraksi serupa.
Misalnya saat Gordon Ramsay diajak mencari daging sapi sebagai bahan rendang. Gimmick-nya, ia diajak oleh pendampingnya, seorang
pencerita makanan (culinary storyteller) yang tergabung di Aku Cinta Makanan Indonesia (ACMI), Ade Putri Paramadita datang ke Kampung.
Digambarkan, perjalanannya sulit. Ke pelosok. “Apakah daging sapi terbaik ada di tempat sulit seperti ini?” tanya Gordon Ramsay.
Dijawab oleh Ade Putri, daging yang baik didapat dari perjuangan yang tidak mudah. Jawaban diplomatis.
Namun, suami Tana Ramsay ini tidak langsung mendapatkan daging yang dibutuhkannya. Ia justru dibawa ke lokasi Pacu Jawi. Pacuan sapi khas Sumatera Barat. Digelar di sawah berlumpur. Dan Ramsay pun mencoba atraksi ini. Yang kemudian juga menjadi guyonan saat ngobrol dengan William Wongso.
“Berapa jauh jarak yang berhasil kamu tempuh?” tanya William Wongso saat ‘chef battle’ akan dimulai.
“80 meter!” jawab Ramsay. William tak percaya. “80 meter?”
“Hehehe 80 cm,” sahut Ramsay sambil terkekeh. Ramsay memang langsung terjatuh saat sapi melaju. Ia lantas memperagakan posisi saat Pacu Jawi dan mengatakan wajahnya harus nempel di antara pantat kedua sapi.
