Selain itu tanam tumbuh yang dipilih berdasarkan rancangan teknis adalah; Jengkol, Petai, Karet dan Lamtoro. Semua tanaman tersebut sangat bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi, ditengah masyarakat. Terutama petai dan jengkol yang sudah terbukti selama in punyi nilai ekonomi yang tinggi.

Harapan masyarat Kerangan Kora dengan pengalaman dan profesionalisme pelaksana yang di tunjuk oleh BPDAS Kapuas, desanya tersebut akan bisa hijau dan berseri kembali. Perubahan cuaca yang semakin sulit untuk diprediksi yang mengakibat banjir atau pun kekeringan bisa berlahan-lahan berubah kearah yang lebih baik.
Setakat itu, kegiatan ini sudah memasuki tahap persiapan tanam, pihak pelaksana saat ini lagi mempersiapkan alat dan bahan untuk penanaman. Sementara bibit sudah tersedia 100% dilapangan dan dalam kondisi siap tanam.
KPH Melawi Antoni Manik, S.H, M.Hum. mengatakan “CV Esa Mandiri sudah melaksanakan pembuatan bibit tahun 2020, sekarang mereka lagi persiapan peralatan alat, bahan dan pupuk apabila tahapan-tahapan tersebut bisa dilaksanakan sesuai schedule yang ditetapkan dalam kontrak. Amanlah pekerjaan tersebut. Kita sebagai pengelola kawasan hutan di tingkat tapak pasti senang melihatnya”.
