Community

Buku ke-2 di Awal Tahun

Buku ke-2 di Awal Tahun

Kemudian kami rancang semuanya, dan mufakat. Akan ada 1 buku bersama di awal tahun 2018. Memilih awal tahun dengan berbagai pertimbangan, kesibukan teman-teman dengan beban kerja akhir tahun yang menumpuk dan banyak lagi pertimbangan lain.

1 hingga 2 bulan berlalu. Tak ada tanda-tanda teman-teman menunaikan janji awal, Siap menulis. Bahkan terkesan menghilang tanpa kabar setelah mendeklarasikan siap menulis. Padahal, kesempatan bisa melaunching buku bersama penulis lain sudah di depan mata.

Berbagai cara kami lakukan. Bahkan terkesan mendateline teman-teman.

Situasi ini membuat saya seakan ada di ruang redaksi LPM dulu. Bersama Hardianti, Dian Kartika Sari, Hanisa Agustin, Marisa, Erika, Ninda, Meli, Romi, dan teman-teman LPM lain. Di kepala seakan tumbuh tanduk kalau pada batas waktu yang sudah ditentukan, tapi teman-teman belum juga siap dengan tulisan yang seharusnya distorkan.
Mungkin juga ada yang dongkol dengan hal ini. Sudah emak-emak, masih dibuat macam wartawan kampus yang belum nyetor berita. Maaf ya teman-teman. Tapi, begitulah. Bukan hal mudah menjaga semangat menulis yang sudah ada. Apa lagi dengan berbagai kesibukan kerja dan rumah tangga. Tentu terasa berat jika tidak bertekad kuat.
Tapi, semuanya menjadi pilihan pribadi masing-masing. Terus berjalan bersama, jalan di tempat atau bahkan berhenti di tengah jalan dan berputar haluan. Gugur sebelum bertempur.