Memperingati Bulan Bahasa itu, kami dari Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan membuat kegiatan Pesta Bulan Bahasa, dimana kegiatannya bukan perlombaan, melainkan membuat mading yang isinya tentang kebahasaan. Saya lihat puisi dan cerpen yang kawan-kawan buat, ada yang menambahkan keberagaman bahasa di Indonesia. Seperti Bahasa Dayak, Bahasa Melayu, dan Bahasa Jawa, ini menandakan bahwa keberagaman bahasa di Indonesia di setiap daerahnya memiliki keberagaman bahasa tersendiri, tetapi Bahasa Indonesia lah yang menjadikan setiap keberagaman bahasa di Indonesia ini menjadi Bahasa Kesatuan yang patut kita jaga. Jangan karena berbeda Bahasa membuat kita saling berpecah belah, justru kita bangga memiliki keberagaman bahasa. Di hari sumpah pemuda itu saya berpesan “Marilah kita jadikan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa kesatuan, dan juga jangan melupakan Bahasa daerah kita, jangan karena berbeda Bahasa kita berpecah belah, marilah bersatu jangan saling berpecah belah, karena domba akan diterkam oleh serigala jika domba tersebut berpisah dengan kawan-kawannya sesama domba”
Bulan Bahasa dan Eksistensi Keberagaman
