Membicarakan Alwi, saya jadi teringat masa kecil. Ketika kecil saya selalu ingin menjadi orang dewasa. Saya berpikir, saat jadi orang dewasa saya akan dapat melakukan apapun yang diinginkan tanpa harus terikat aturan yang mengikat anak-anak. Aku berpikir bahwa orang dewasa itu pasti punya pikiran yang lebih baik dari anak-anak. Aku merasa apapun yang mereka lakukan pasti sudah dipikirkan dengan matang terlebih dahulu. Orang dewasa itu pasti jauh lebih hebat daripada mereka yang lebih muda sehingga saya meletakkan kepercayaan yang besar kepada orang dewasa.
Namun setelah sampai usia 20 tahun yang katanya memasuki usia dewasa, saya sadar bahwa persepsi dulu tentang kedewasaan berubah. Tidak semua orang yang usianya terbilang tua memiliki sifat-sifat kedewasaan. Termasuk juga saya. Saya merasa belum bisa menjadi orang yang dewasa seperti yang dipikirkan ketika kecil.
