Hingga tadi malam, segala komitmen untuk makan tanpa micin terpaksa saya langgar. Di samping untuk menyelesaikan polemik micin yang berujung perdebatan tak berkesudahan, Saya kembali kepada identias asli sebagai bangsa yang tumbuh bersama micin, indomie adalah legenda yang jadi teman setia warga dari semua kelas di Indonesia.
Tadi malam saya tergoda oleh sajian indomie di Balai Kopi Jogokariyan yang kuahnya dicampur susu segar, ditambah irisan cabai rawit, wortel, dan sawi. Saya merasa kembali ke akar, mengecap cita rasa yang selama ini begitu akrab di lidah. Sungguh micin adalah keajaiban dunia.
Baca Juga:Carpe Diem With Generation Millenial
Saya bangga menjadi bagian dari generasi micin!
