Menurutku seberkas pikiran itu hanya ekspresi dari hati yang telah lelah dibohongi, rasa yang telah penat karena selalu dilawan.
Semua orang boleh saja mengatakan kau hebat, kau benar, bijak dan pantas dibanggakan. Tapi sebenarnya itu bukanlah takaran untuk mendapatkan ketenangan, semuanya sama saja dikalikan 0 jika hatimu mengatakan tidak. Karena kuncinya ada di hati.
Aku tidak berbicara seenak jidatku, seperti orang yang telah ahli, sebenarnya aku hanya mengutip jawaban dari Rasulullah SAW., ketika seorang sahabat bertanya kepadanya tentang perkara kebaikan, Rasulullah SAW menjawab: “Mintalah pendapat pada hatimu.
“Dari Wabisha bin Ma’bah ra. Ia berkata: aku mendatangi Rasulullah SAW., beliau berkata: ‘engkau datang untuk menanyakan kebaikan?’ Aku menjawab, ‘iya’. Beliau bersabda ‘mintalah pendapat pada hatimu, kebaikan adalah apa yang membuat jiwa dan hati tenang karenanya. Dan dosa adalah apa yang terasa mengganggu jiwa dan menimbulkan keragu-raguan di dalam dada. Meskipun orang-orang memberi fatwa kepadamu dan mereka membenarkannya. (hadist hasan, diriwayatkan dari dua musnad Imam Ahmad bin Hambal dan Ad-Darimi dengan sanad yang hasan).
Semoga bermanfaat.
Punggur Kecil, 03 Maret
