Padahal hanya 3 hari aku tidak berkunjung, karena memang hari libur dan hari Senin kemaren tidak ada mata kuliah jadi ada sedikit rasa malas ke kampus. Hal ini bukan hanya sekedar kata malas melainkan penghematan biaya, lumayan satu hari bensin tidak bergerak dari tangkinya.
Kebiasaanku selalu mengangap enteng ujian, karena menurutku jika terlalu dipikirkan itu bukan membuat aku semakin lancar menghadapinya melainkan menambah stress di otak. Tak ada masih niat membuka slide yang temanku kirim tentang nama akun yang harus kami kuasi dan dijawab dengan mudah di saat dosen bertanya nanti.
Pukul 08:21 WIB, temanku memberitahukan bahwa mereka sudah berkumpul di parkiran jadi mau tidak mau aku harus ke sana tanpa berbekal hafalan yang seharusnya sudah aku hatamkan sejak seminggu yang lalu.
Entah bagaimana perjanjian mahasiswa dengan dosen ini, selalu saja keliru hingga kami harus menunggu 2 jam berdiri di parkiran. Mereka memanfaatkan waktu tersebut dengan mengulang hafalannya, saya hanya menyimak karena biasanya menghafal dengan cara mendengar mudah diinggat. Pukul 10:00 Wib dosen baru menyuruh kami mencari ruangan. Bukan hal yang mudah karena kelas semuanya dikunci.
Tak lama petugas membuka ruangan tersebut datang membukakan kami ruangan, dan dosen pun menyusul.
