Community

Kearifan Masyarakat Punggur dalam Panen Padi

Kearifan Masyarakat Punggur dalam Panen Padi

Pantang ini di masyarakat masih terjaga dengan baik. Oleh sebab itu tidak ada yang mengetam jika hujan telah turun, apabila telanjur di ladang, maka para petani akan pulang ke rumah dan akan mengganti waktu yang telah terpotong di lain waktu.

Ya, mereka tak sendiri untuk memanen padinya, melainkan bersama lebih tepatnya kerja sama dalam bentuk kelompok, atau istilah yang dikenal oleh masyarakat Punggur dengan Keleleng.

Sambil menunggu padinya siap dipanen, biasanya mereka akan membantu petani di ladang lain. Jika padinya telah siap dipanen, maka petani-petani yang mengikuti keleleng akan turun tangan membantunya memanen padi.

Tapi tak semua yang mengikuti keleleng memiliki ladang, beberapa di antara mereka hanya mengambil upah dengan bayaran Rp. 25.000 dari pukul 6-10 pagi (4 jam) dan berlaku sama dengan waktu sore dari pukul 13-17 (4 jam), jadi sekitar Rp. 50.000 per hari. Atau biasanya mereka akan menjual keleleng pada petani lain dan akan dibayar berdasarkan jumlah anggota dalam kelompoknya.

Punggur Kecil, 01 Maret 2018