Tapi banjir kali ini sudah tak ada ikan hanya ada katak raong yang berisik ketika menyambut magrib hingga menjelang pagi. Aku tak pernah melihat bentuknya yang jelas itu kodok besar katanya sebesar piring, namanya katak raong. Mungkin nama itu diambil dari suaranya yang tak merdu bahkan nyaris horor.
Hujan kemarin menyisakan kesan yang mengembirakan, tentu saja semua orang tahu itu kerena hujan adalah rahmat. Setelah diguyur hujan selama berhari-hari kini telah kembali berseri dan kabar baiknya jika panas bertahan sedikit lebih lama, pohon-pohon buah akan kembali mengeluarkan bunga. “Nikmat mana lagi yang kau dustakan”.
Baca Juga:17 Agustus di Perbatasan Indonesia
Jumat, 26 Januari 2018
