Pada umumnya mereka menyediakan kue-kue tradisional seperti roti kap, naga sari, doko’-doko’, terkadang juga ada biskuit dan menyediakan air kopi, air putih dan air es, sementara kalau pagi biasa menyedia lauk untuk nyarap (sarapan) bersama di tengah ladang. Sementara yang lain juga membawa bekal dari rumah.
Biasanya mereka berbagi lauk saat makan dan sengaja membawa porsi yang lebih banyak untuk dibagikan kepada yang lainnya. Sehingga lauk sejenis bisa menjadi berbagai jenis.
Buadaya keleleng merupakan salah satu jalan yang menciptakan kebersamaan dan keakraban di antara masyarakat, sehingga menjadi semakin erat dan masih memiliki rasa solidaritas yang tinggi hingga kini.
Pontianak, 09 Maret 2018
