Kak Nina mengaku juga ikut merasakan virus semangat yang ada di Club Menulis ini, yakni semangat menulis dan menghasilkan karya. Selain itu, Pak Yus juga mengatakan bahwa kunjungan dari Kak Nina dan Bang Antony juga sebagai pemicu semangat teman-teman di sini.
Bang Antony juga mengatakan ada beberapa hal yang menjadi pokok orang menulis yakni, ada yang menulis untuk merefleksikan diri sendiri, lalu ada yang menulis untuk merefleksikan orang lain agar berfikir kritis. Itu semua sangat lekat dan menjadi hal penting mengapa orang harus menulis.
Kemudian, mereka pun bermaksud ingin membeli beberapa buku di Club Menulis ini guna mengisi koleksi buku di perpustakaan kantor Harian Kompas.
Saya merasa berbangga hati karena salah satu tulisan saya yakni buku “Masyarakat Pesisir Piasak” ikut dalam daftar buku yang diinginkan oleh Kak Nina. Ya, memang buku itu sangat jauh dari kata sempurna. Akan tetapi, semoga akan menambah informasi bagi pembacanya.
Setelah buku siap dipacking, kami menyempatkan untuk foto bersama. Lalu kami saling berpamitan. Selepas dari itu, kak Nina lalu bertanya, “Ada yang tertarik jadi wartawan?”. Pak Yus dan Bang Antony yang sudah di ujung pintu. Saya hanya menjawab ” Amin insyaallah!”
