Adapula Homseh, salah satu peserta yang mendeskripsikan tentang saudaranya. Firman dan Ragil yang mendeskripsikan tentang gunung saat mendapat momen melakukan pendakian. Meskipun tulisannya itu masih bersifat narasi sehingga masih harus diperbaiki. Selain itu, adapula peserta yang menuliskan deskripsi tentang Ibu. Lailatu Saideh menggambarkan Ibunya sebagai sosok wanita tangguh yang menginspriasi. Bagi Laila, ibunya sangat pandai mendidik anaknya dan memiliki sifat lemah lembut dan penyayang.
Selagi beberapa dari mereka membacakan hasil tulisan dan dibahas. Aku meminta beberapa dari mereka untuk mengeluarkan pendapat dan mengoreksi tulisan dari teman mereka. Ada yang mengatakan sudah baik tulisannya. Dan adapula yang beragumen bahwa tulisan itu bukanlah deskripsi melainkan lebih ke teks narasi.
Namun, dari beberapa tulisan yang dibacakan dan sebelumnya juga telah kubaca tulisan mereka yang lainnya, aku menilai bahwa tulisan Ersa yang benar-benar menerapkan bagimana menulis deskripsi. Sehingga tulisan itu layak dianggap sebagai tulisan terbaik pada pertemuan kali ini. Harapanku semoga mereka terus semangat belajar dan mengembangkan potensi diri di bidang kepenulisan.
