Kalau imamnya melakukan kesalahan besar lalu batal, makmum yang paling depan harus siap untuk menggantikan.
Ga perlu ribut-ribut. Ga perlu rebut-rebut. Shantai ajjah.
Sesederhana itulah ummat muslim membangun peradaban dunia. Selama ribuan tahun lamanya. Mulai dari Madinah 1400 tahun yang lalu hingga di berbagai pelosok nusantara yang jaraknya puluhan ribu kilometer jauhnya.
Ga ribet ga njelimet seperti cara-cara orang barat mengajarkan kita membangun peradaban seratus tahun belakangan. Pemilu lah, pilpreslah, pilkada lah. Trias politikalah, protokol kesehatanlah. Entah apa entah lagi di kemudian hari.
Maka kembalilah ke Masjid. Karena majid itu kata Gurunda Ustaz Luqmanulhakim adalah BAYT-TULLAH. BAYT itu artinya tempat kembali. Kembali kepada Allah Sang Maha Pencipta, kembali kepada manusia dan kemanusiaan.
Sampai jumpa di Baitullah…
Mari jadikan masjid kita masjid multifungsi, masjid yang makmur berlimpah.
Salam Takzim
Beni Sulastiyo
Temanbelajar #masjidbillionaire #masjidenterprise
