Oleh: Leon Zoltan Benhard Waltermann *
Pada hari Senin saya berkenalan dengan tetangga. Mereka mahasiswa di Pontianak yang belajar ilmu pertanian atau agronomi. Mereka mengajak saya makan buah mirip dengan durian, yakni pekawai.
Pak Nur bilang buah ini disebut “brother of durian”. Ia lebih kecil daripada durian dan berwarma oranye di dalamnya. Pekawai enak juga.
Pada malam hari Pak Nur dan Bu Dwi mengajak saya ikut ke acara ulang tahun keluarga. Tepatnya tante Pak Nur ibu Talaha. Kami pergi ke restoran ayam Dadakan.
Arti kata “dadakan” mirip dengan kata “tiba-tiba”. (Ayam dadakan mungkin berarti, bahwa jika memesan ayam, maka pesanan itu akan selesai cepat alias tiba tiba.)
Pada hari berikutnya saya menemukan daftar kosakata di internet. Daftarny berisi 700 kata. Selama minggu minggu berikutnya saya mau belajar kata kata semua. Pada siang saya mulai belajar. Untuk istirahat makan saya ikut Kak Beng ke warung dekat lokasi menginap.
