Community

Pasir Musiman, Objek Wisata Tayan

Pasir Musiman, Objek Wisata Tayan

“Kalau musim hujan tidak bisa dilihat begini, yang ada hanya air, tapi kalau kemarau ya begini,” jelas Nia gadis berumur 18 tahun bersekolah di SMA 1 Tayan Hilir asal Desa Lalang saat ditemui bersama teman-temannya yang sedang mengambil gambar.

Namun pengunjung menyayangkan sampah yang berserakan, hal ini menunjukan jika kesadaran terhadap lingkungan masih minim. Sampah ini mengganggu pengunjung yang hadir, pasir yang bersih berubah menjadi berwarna.

“Adanya sampah yang terhampar sejauh mata memandang sangat merusak pemandangan, seandainya sampah tidak ada maka akan terlihat lebih bagus, ada sampah saja bagus apalagi bersih,” jelas Nia.

Pemandangan yang disajikan pasir Tayan dapat menjadi objek wisata yang menguntungkan masyarakat, keindahan alam yang hanya musiman akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
“Kalo bisa diberi perhatian lebih, dari sampahnya maupun pembangunan,” kata Abel.

Nia selaku pengunjung mengharapkan sampah untuk ke depannya akan berkurang, karena wisata ini adalah aset yang harus dijaga.

“Saya berharap sampah-sampah di sini bisa berkurang, kalau berkurang atau bahkan bersih tentu bisa membawa perubahan pada perekonomian warga.” harap Nia. (*)