Community

Peluh Ayah

Peluh Ayah

Ayah, aku anak tirimu yang tak tahu malu, anak tiri yang durhaka, maaf ayah karena pernah sekali kau marah kepadaku karena kalimat, “Aku ingin berhenti kuliah”. Bukan ayah bukan aku tak ingin seperti apa yang kau impikan, bukan pula tak mau menjadi anak yang berbakti kepada kedua orangtua. Aku hanya tak ingin menjadi perbincangan anak-anakmu yang lain yang tidak mampu kau beri fasilitas sepertiku, aku hanya sadar diri aku sebatas anak tiri yang tak perlu punya mimpi, dan aku tak ingin merepotkan kalian karena banyaknya uang yang harus kuperah dari keringatmu. Aku tak mau itu ayah, aku tak ingin menjadi salah satu masalah dalam keluarga. Hanya itu ayah hanya itu. Aku tak tahu ayah, apa lagi yang harus kuucapkan, aku tak pandai menyusun kalimat agar kau tak tersakiti, ayah aku minta maaf. Ayah terima kasih banyak, Ayah. (*)

Pontianak, 22 Januari 2018