- Masukan kedalam radikal yang bisa berkunjung kepada terorisme, Pemikiran, karya dan gerakan antipancasila dan UUD 1945.
- Anti NKRI
- Intoleran
- Berfikir berkarya untuk mendirikan khilafahiyah.
Maka dari hal tersebut, Ia mengajak agar bersama-sama untuk melawan terosisme.
“Mari kita kerjasama untuk melawan hal itu, FKUB, TNI-Polri dan semuanya. Karena negara Indonesia diperjuangkan bersama-sama. Mudah-mudahan acara ini mendapatkan keberkahan dari Allah SWT (Tuhan Yang Maha Kuasa). Kalau boleh usul setiap bulan diadakan kegiatan seperti ini,” pungkasnya.
Sementara itu, ketua Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB), Dr.Ismail Ruslan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kalimantan Barat terkhusus kepada Gubernur Kalimantan Barat. Karena menurutnya Pemerintah Kalimantan Barat selalu mengapresiasi atas kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh FKUB.
Kemudian, Ismail juga menjelaskan tujuan dari penayangan Film pendek tentang keberagaman yang ada di Kalimantan Barat.
“Penayangan film itu untuk memberikan pengetahuan kepada anak muda,” jelasnya.
Selain itu, Ismail Ruslan mengatakan bahwa FKUB Kalbar sudah memberikan pemuang beasiswa kepada generasi muda yang ingin kuliah di kampus IAIN Pontianak.
“FKUB Kalbar, memberikan beasiswa kepada mahasiwa yang ingin kuliah di Perbandingan agama-agama (FUAD IAIN Pontianak) Kalbar,” sebutnya.
Ia juga berharap dengan kegiatan tersbut bisa menjadikan duta damai kalbar yang baik.
