Community

Pengalaman Menulis Buku Perdana

Pengalaman Menulis Buku Perdana

Semestinya orang yang bukan siapa-siapa; jika ingin dikenal orang lain di masa hidupnya ataupun orang yang hidup setelahnya, Maka hendaklah menulis karena dengan tulisanlah orang lain akan mengenal kita bahwasanya kita pernah hidup di masa itu. Beda halnya dengan seorang pahlawan, pemimpin, ulama, dan lain-lain orang yang seperti itu akan lebih mudah kenal, mengapa? Karena orang yang hidup di masanya walaupun ia tidak pernah menulis tentang dirinya sendiri, lantas ada orang lain yang hidup di masanya lalu teringat tentang kebaikannya, dan orang tersebut mencatat atau menulis tentang jasanya, maka orang yang bersangkutan akan lebih mudah dikenal orang atau bahkan dikenang, sebab tulisan orang lain yang menulisnya.

Di pekan pertama, awal menulis sebuah autobiografi saya meminta izin kepada pembimbing selama satu pekan karena mempunyai kesibukan di Ponpes Darun Nasyi’in, akhirnya saya mendapatkan idzin dari kakak pembimbing, saya pun fokus di kegiatan pondok dan tugas kuliah online. Setelah satu pekan berlalu saya pun memulai menulis, namun saya tidak melapor perkembangan tulisan, akhirnya kakak memberikan peringatan di grup Literasi nama-nama tersangka hehe… kurang lebih 6 orang, di antaranya saya. Saya tidak ada kabar selama 4 kali pertemuan.

Baca Juga:Covid Oh Covid