Saat itu jumlah donasi orang tua asuh dalam Gerakan Infaq Beras telah mencapai 350 ton dalam sebulan. Kalau dinilai dengan uang, nilainya sekitar Rp 4,5 milyar. Beras sebanyak itu berhasil didistribusikan oleh teman-teman Pasukan Amal Shaleh (PASKAS) di seluruh Indonesia sehingga dapat dinikmati setiap hari oleh kurang lebih 140.000 anak yatim, santri penghafal Alquran dan para pejuang di jalan Allah di seluruh Indonesia.
Maka benar apa yang dikatakan oleh Tok Ya, bahwa PENGUSAHA MAS adalah pengusaha yang paling hebat. Soalnya, saat ini rasa-rasanya saya belum pernah mendengar ada seorangpun pengusaha di Republik ini yang mampu memberikan bantuan secara rutin setiap bulan berupa beras dengan nilai jumlah bantuan beras sebanyak itu setiap bulannya. Tak peduli walaupun ia seorang pengusaha konglomerat sekalipun.
Yang mampu melakukannya justru adalah para aktivis masjid di Masjid Kapal Munzalan dan para Anggota PASKAS seluruh Indonesia yang mencintai masjid-masjid. Para aktivis masjid inilah yang Oleh Tok Ya diistilahkan dengan pengusaha masjid, pengusaha yang paling hebat, karena dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.
