Kau tahu konsekuensi apa yang harus kau hadapi ketika telah berpisah? Apa lagi jika bukan sebuah rindu atau penyesalan. Rindu akan segala kenangan yang telah menjadi sebuah angan. Penyesalan karena kau belum dapat menghasilkan apa-apa. Sebuah penyesalan tinggallah penyesalan, takkan bisa kau perbaiki lagi.
Namun aku percaya, seiring dengan berjalannya waktu, kau mulai menikmati kegiatan ini. Sehingga ada yang berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik di setiap minggunya. Tak akan ada lagi yang dengan secepat kilat berusaha menari-nari dengan pena di atas kertas lalu mendapatkan sebuah buku yang lumayan dapat menambah koleksi di lemari buku. Tak ada juga yang akan berlomba untuk mengetik dengan cepat agar filenya segera dikirim.
Telah banyak yang kami dapatkan bahkan di antara kami sudah ada yang dapat memberi bukti dengan sebuah karya yang ia selesaikan di detik-detik terakhir hingga dengan rela membagi jam tidurnya. Tak ada yang dapat kami ucapkan selain kata terima kasih dan permohonan maaf atas perbuatan kami yang disengaja maupun tidak disengaja. (*)
